Surabaya, MAHAF – Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Mahad Aly Al-Fithrah Surabaya sukses menyelenggarakan program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan 1446 H di Auditorium Mahad Aly Al-Fithrah, Kamis (13/03/2025). Program ini diikuti oleh 42 peserta dari dua lembaga, yaitu Griya Quran dan LPQ Raudhoh Al-Tholibin.

Inisiatif nasional yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI ini melibatkan 162 perguruan tinggi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Tujuan utamanya adalah memperkuat pemahaman agama serta menanamkan nilai-nilai sosial di kalangan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Acara yang berfokus pada pendidikan keislaman dan kepedulian sosial ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Pimpinan Griya Quran, Wisnu Apriliyanto S. Pd.; Mudir Mahad Aly Al-Fithrah Surabaya, Achmad Syatori M. Fil.I.; dan Fathul Haris M. Ag., yang juga berperan sebagai mentor BCB Mahad Aly Al-Fithrah Surabaya. Selain itu, 10 mahasantri penerima BCB serta tenaga pendidik dari Griya Quran dan LPQ Raudhoh Al-Tholibin turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Acara dimulai dengan pembukaan tawasul, Istighasah yg dibuka oleh Ust. Fathul Haris M.Ag selaku mentor, kemudian dibuka dengan sambutan Ketua Panitia, Silvia Rachmawati, yang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan acara ini. “Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga, sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Silvia, yang akrab disapa Silvi.

Wisnu Apriliyanto S.Pd., Kepala Pimpinan Griya Quran, juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan untuk terlibat dalam program mulia ini. Ia berharap program ini dapat mempererat silaturahim antar berbagai pihak serta meningkatkan pemahaman keislaman bagi anak-anak Griya Quran, sebagai bekal hidup yang bermanfaat di masa depan. “Kami berharap dengan adanya program ini, pemahaman keislaman anak-anak Griya Quran dan LPQ Raudhoh Al-Tholibin semakin baik serta dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka,” ujar Wisnu.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pentingnya zakat beserta dasar-dasarnya. Penerima manfaat dibagi dalam beberapa halaqah, dan para mahasantri penerima BCB berperan sebagai pemateri dalam setiap halaqah. Sesi kuis yang digelar menjelang waktu berbuka puasa semakin memeriahkan suasana, diikuti dengan pembagian takjil dan donasi untuk 42 peserta yang hadir. Dengan suksesnya program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang berintegritas, berkarakter Islami, dan peduli terhadap sesama.

Kontributor: Yunita Hikmatal Karimah (Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS)